[Teacher Speak Up 2] Part 1 | Ibu adalah segalanya

Siapa yang menyiapkan sarapan Anda di pagi hari? Siapa yang membersihkan rumah di saat semuanya pergi beraktivitas? Siapa yang pertama kali Anda temui ketika sedang dilanda masalah? Ibu. Mama. Bunda. Umi. Satu orang yang sangat berperan dalam semua kehidupan di bumi ini. Beliau yang melahirkan kita, merawat kita, menjaga dan mendidik kita dari bayi hingga kini. Jadi, tak ada peran yang tak mampu menggantikan posisi orang paling berpengaruh di setiap kehidupan manusia kecuali ibu itu sendiri.

22 Desember. Hari Ibu. Satu hari dimana akan ada perhatian khusus untuk mempersembahkan sesuatu yang special untuk Ibu tercinta. Dan kali ini, HIMATIKA UTY bersama dengan Ibu Yuli Asriningtias, Kaprodi kita, akan berbagi cerita tentang seberapa besar peran seorang Ibu di jaman sekarang ini.

Ibu. Tak akan pernah ada kata yang mampu melukiskan deskripsi seorang Ibu secara rinci. “Ibu adalah segalanya. Ibu adalah sumber kehidupan bagi anaknya. Apa yang diajarkannya menjadi cerminan apa yang dilakukan anaknya di masa depan. Harapan seorang ibu tidaklah muluk-muluk. Setiap Ibu pasti menginginkan nantinya sang anak dapat memberi manfaat bagi orang lain, dan yang pasti bisa menjadi seseorang yang lebih baik daripada kedua orang tuanya”, begitu kata Ibu Yuli.

Ibu memang berjuang tanpa pamrih, pahlawan yang tiada duanya, dan sebuah role model yang sangat nyata, maka tak heran jika terkadang kita ingin memberikan sesuatu bagi ibu tercinta. Seperti halnya Bu Yuli, di hari Ibu ini beliau mempunyai kado spesial bagi sang bunda yang kini berada di Palembang. “Ibu saya suka membaca. Dan dari kemarin pengen satu buku yang sudah dicari cukup lama dan saya berniat memberikan ini sebagai kado”. Dan mungkin bukan sesuatu yang mahal dan rupawan. Tapi, bukankah seorang ibu akan memberikan apapun yang terbaik bagi anaknya, maka tak ada salahnya jika kita melakukan hal serupa. Rasa bahagia dan sayang pun akan bertambah jika mampu membuat Bunda tersenyum, bukan?

Sebagai ibu dari dua orang anak balita yang kini sedang membutuhkan perhatian penuh, dan sebagai seorang wanita karir, ada batasan khusus yang diterapkan agar tetap mampu menjadi ibu yang setia setiap saat. “Mendidiklah dengan cinta maka segalanya akan lebih mudah!” Rasanya memang benar karena akan berbeda perilaku seorang anak yang dibesarkan dengan kasih sayang dengan yang tidak.

Mungkin “Everything means nothing if I ain’t got you” tidak akan sanggup mewakilkan betapa tergantungnya kita pada Ibu. Jadi, sudahkah Anda menyapa Ibu hari ini? Melakukan sesuatu yang membuatnya tersenyum? Yang pasti, Happy Mothers Day for all Mommy in the world *especially mine*! 🙂

Speaker : Ibu Yuli Asriningtias, M.Kom

Team Redaksi : Kak Dewi Arita dan Kak yayan Adipraja


[su_spoiler title=”Baca juga -> Part 2 | Oleh Bu Tika Maliyana, S.Kom,. M.T” open=”yes” style=”fancy” icon=”arrow-circle-1″]Kedekatan seorang ibu dan anak memang seperti sesuatu yang tak terpisahkan. Apalagi bila anaknya perempuan. Seperti halnya Ibu Tika Maliyana, Dosen Teknik Informatika kita ini mempunyai deskripsi yang sangat lugas tentang sosok seorang ibu. “Ibu itu kunci penyelamat dunia akhirat saya. Karena Ridho orang tua = Ridho Alloh. Kalau Alloh sudah ridho, insya Alloh kita aman. Maka cara mudahnya adalah dengan membuat orang tua, terutama Ibu, ridho ..[Rread More] [/su_spoiler]

3 thoughts on “[Teacher Speak Up 2] Part 1 | Ibu adalah segalanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *