[Student Speak Up 22] Sanggupkah Aplikasi Pemilu Dongkrak Pemilih?

2014, tahun pemilu, pestanya demokrasi Indonesia. Agenda 5 tahunan ini jelas merupakan satu langkah untuk menentukan cerminan pendidikan politik di negri ini. Namun, melihat panggung politik yang semakin terlihat celah-celah tak terpujinya tentu saja bakal mempengaruhi kepercayaan masyarakat dalam memilih.

Perubahan suasana politik menjelang pemilihan umum 2014 sangat terasa di berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali di media cyber para pengguna gadget. Sejumlah judul aplikasi bertema pemilu meramaikan toko aplikasi, mulai dari game, portal informasi, hingga program untuk menyalurkan aspirasi atau melaporkan pelanggaran kampanye. Beberapa aplikasi tersebut tentu saja bisa menjadi sarana yang berguna untuk mengetahui lebih dalam tentang seluk beluk partai dan kandidat yang berpartisipasi, atau sekadar melepas penat dengan hiburan bertema politik.

Menurut Bagus Tommy, #StudentSpeaker kita kali ini, dengan adanya sebuah aplikasi pemilu ini akan sangat bagus dampaknya untuk masyarakat karena dengan adanya aplikasi ini bisa memudahkan masyarakt untuk mengetahui lebih dalam mengenai sebuah partai, caleg, visi-misi seperti apa dan sebagainya.

“Adanya aplikasi pemilu ini bisa mengurangi anggaran yang di keluarkan oleh partai tersebut dan lebih praktis, simple,  dan tidak terlalu banyak aspek yang di butuhkan. Lalu bisa mengurangi pemandangan selogan atau atribut-atribut partai di jalanan atau di selah’ sudut kota sehingga tidak merusak pemandangan daerah tersebut. Dan lebih luas lagi dalam mengenalkan sebuah partai atau caleg ke seluruh indonesia sehingga semua elemen masyarakat bisa mengetahuinya.”

Diantara aplikasi-aplikasi yang berjejeran di store, ada 4 aplikasi recommended yakni Orang Baik, Pemilu, MataMassa, dan Game Pemilu 2014.

Aplikasi Orang Baik bikinan AppKitchens mencoba mengatasi kurangnya informasi soal kualitas caleg ini dengan mengurutkan mereka berdasarkan “nilai kualitas”. Semakin tinggi nilainya, maka semakin tinggi pula kualitas caleg yang bersangkutan.

Yang kedua adalah Pemilu. Aplikasi buah kreasi Think World ini berupa portal yang menyajikan berbagai macam hal tentang pemilu, mulai dari jadwal, rangkaian berita terkini tentang pemilu dari berbagai media, profil calon anggota legislatif dan calon presiden, dan partai yang berpartisipasi.

Ketiga, MataMassa. Aplikasi hasil kerjasama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan iLab ini memungkinkan penggunanya memberi laporan, apabila menemukan dugaan adanya pelanggaran aturan pemilu oleh peserta.

Terakhir adalah Game Pemilu 2014. Aplikasi ini mengetengahkan permainan bertema Pemilu 2014. Game “Pemilu 2014″ mengajak pengguna gadget untuk mendukung” partai dan tokoh pilihannya.

Lalu, seperti apakah dampak keberadaan aplikasi pemilu ini bagi partisipasi pemilih kedepannya. “Ini akan jelas sangat membantu sekali karena untuk mempermudah  mengenalkan/ mensosialisasikan sebuah partai atau caleg tersebut tidak hanya mengenalkan melalui sebuah kampanye atau bendera,poster dll. Tetapi dunia internet juga sangat berpengaruh besar untuk mampu meningkatkan elektabilitas partisipasi pemilih karena tidak semua orang bisa memahami sebuah partai atu caleg dengan media cetak saja.”

Pemilu, agenda 5 tahun sekali, satu kali proses dengan taruhan masa depan Negara. Yah, semoga saja tidak hanya materi pendukung pemilu yang terus meningkat perkembangannya, namun juga kualitas pesta demokrasi ini sesungguhnya. Hope it’ll be great!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *